Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘Pengalaman Hidup’

Idealisme…. Apa ini yang dinamakan idealisme mahasiswa? Aku masih tertegun dalam penyesalan. Sudah hampir menginjak tahun kelima namun nilai-nilaiku tidak terlalu baik. Kali ini aku benar-benar merasa bersalah dalam membuat prinsip dan jalan hidup. Padahal kedua orang tuaku tak mendapatkan kemudahan dalam menyekolahkan diriku hingga ke jenjang perguruan tinggi. Aku telah memikirkan berbagai alasan mengapa [...]

Untuk mentranslate bahasa

“Labbaiikallahumma labbaiik!” (Aku memenuhi panggilan-Mu Yaa Allah, aku memenuhi panggilan-Mu!) “Labbaika laa syarika laka labbaiik!“ (Aku memenuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku memenuhi panggilan-Mu!) “Innal hamda wanni’mata laka wal mulk laa syarikalak!” (sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu!) Kekuatan magnet dahsyat macam apa yang sedang menarik milyaran orang datang dan [...]

Untuk mentranslate bahasa

Banyak orang berfikir bahwa menjadi anak tunggal itu sangat nyaman dan dimanja karena kasih sayang orang tua hanya tertuju untuk kita seorang. Pernyataan itu boleh jadi benar. Namun di balik itu, banyak perjuangan sang anak tunggal yang mungkin tidak dialami oleh si sulung dan si bungsu. Inilah sekelumit kisahku. Aku dilahirkan di Jakarta, tepatnya tahun [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tahun 1967. Menyibak tirai kesunyian pagi, pun mentari menyinari. Harapan akan perubahan adalah doa yang tidak pernah ia tinggalkan, kini saatnya menjelajahi liuk jalan setapak untuk sebuah perubahan yang lebih baik bagi citra perempuan. Wajah Sumiharti tampak sumringah, tegar, bahkan kuat walau hanya sebagai buruh pendidikan di sebuah sekolah menengah pertama di desanya, Sakra, Lombok [...]

Untuk mentranslate bahasa

Aku menyusuri panasnya aspal menuju perempatan Adi Sucipto, Solo seorang diri. Kutengok jam digital di HP-ku menunjukkan jam sebelasan lewat. Aku tak peduli menit keberapa dari jam sebelas Karena harus segera menyeberang ke kanan menuju Manahan. Ternyata jauh juga dari halte ke pom bensin, nggak mengapa daripada harus mendengar omelan kondektur bus soalnya aku tidak [...]

Untuk mentranslate bahasa

Di masa-masa pubertasku saat ini, seharusnya ada Mamak di sampingku. Apalagi aku hanya seorang gadis cengeng yang mudah rapuh. Mamak adalah panggilanku terhadap ibuku. Hampir 2 tahun Mamak tidak ada untuk menemaniku. Mamak pergi menjelang aku lulus SMP. Mungkin timbul pertanyaan, “Ke mana ibumu?” Yah, Mamak berada di negeri orang. Mamak sedang berjuang mencari nafkah [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tidak lama setamat SD, aku kehilangan seorang motivator dalam hidup. Abakku dijemput Tuhan. Begitu bersedih aku kala itu, lelehan airmata mengalir tak terbendung.  Kesedihan bukan hanya karena kepergiannya, namun terlebih karena kecewa, aku diberitahu setelah Abak dikuburkan. Abak meninggal karena menderita penyakit ginjal. Tak lama kemudian kesedihan pun berlalu. Jiwaku semakin tenteram di pesantren tradisional [...]

Untuk mentranslate bahasa

Hanya air mata, tengadah tangan, dan ratap kalimat permohonan di setiap malam yang selalu membesarkan hati, kemudian tumbuh menjadi keyakinan untuk terus bertahan, bertahan, dan berjuang untuk mengejar mimpi (menjadi lebih baik). Adalah IBU, sosok yang menjadikanku ‘seperti ini’. “Kenapa ibu?” Mungkin semua di antara kita tahu dan bahkan sangat paham bahwa seorang ibulah yang [...]

Untuk mentranslate bahasa

Berpisah dengan orangtua. Meskipun hanya untuk sementara, hal ini terasa sangat berat untukku. Maklumlah, saat itu aku baru saja berusia 12 tahun, usia yang masih sangat membutuhkan kasih sayang dan bimbingan dari orangtua. Namun demikian, toh perpisahan itu tetap saja harus terjadi. Bapak memutuskan untuk mengirimku ke sebuah sekolah asrama di daerah Garut, Jawa Barat [...]

Untuk mentranslate bahasa

Kalau kisah ini tidak aku alami sendiri, aku pasti ikut mencibir semua sinetron di televisi itu. Sinetron yang mengisahkan tentang penyiksaan terhadap menantu oleh mertua yang kejam. Ya, aku mengalaminya. Aku tidak bangga menceritakannya karena artinya aku menguak cerita memalukan tentang mertuaku. Tapi, aku merasa aku harus menceritakannya, terutama karena anak-anakku ingin mendengarnya. Sebelumnya, aku [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tulisan yang Lebih Tua »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.